Press Release Road to Debat Sosial Politik 2017

Press Release

BEM FE UNJ Mengajak Mahasiswa UNJ untuk berpikir dan bertindak kritis melalui
Road to DESOS 2017

Halo, Fakultas Ekonomi!
Halo, UNJ!

Alhamdulillah… Rabu, 30 Agustus 2017, bertempat di GD. N 104-105 telah terselenggaran Road to Debat Sosial Politik. Agenda Road to DESOS ini merupakan langkah seleksi awal bagi mahasiswa UNJ yang hendak mengikuti Debat Sosial Politik Nasional 2017 (rangkaian GRAND FESTIVAL 1.0). Selain untuk tujuan tersebut, Road to DESOS juga hadir sebagai upaya pencerdasan kepada mahasiswa UNJ tentang ajang perdebatan.

Sejak awal dibukanya pendaftaran hingga ditutupnya perpanjangan pendaftaran, total tim yang mendaftar adalah sebanyak 16 tim. Namun, pada pelaksanaan di tanggal 30 agustus lalu, tim yang dapat hadir untuk bertanding hanya sebanyak 13 tim. Hal inipun membuat swing team yang telah disiapkan panitia terjun kedalam pertandinan guna memperlancar kompetisi.

Agenda pagi itu dibuka oleh MC dan disempurnakan dengan pembacaan Tilawah oleh panitia serta disambut oleh saudara Mirza Punagi selaku ketua pelaksana Grand Festival. Beliau mengatakan, “ini adalah gebrakan kita dan langkah awal yang selaras dengan tema kita hari ini yaitu Gerbakan Pemuda untuk Indonesia yang Harmoni. Dimana, ini adalah penyelenggaran yang baik untuk Road to DESOS sebagai wadah antusiasme mahasiswa Universitas Negeri Jakarta dalam hal debat. Kemudian bahwa nalar kritis mahasiswa dapat dibangun dengan diskusi ataupun debat seperti agenda Road to DESOS”.

Dalam agenda Road to DESOS, komposisi adjudicator yang disiapkan untuk menilai kompetisi terdiri dari 3 Adjudicator. Yaitu, kak Hendri Ripai selaku Head of Adjudicator, kak Putri Agustina dan kak Ninette Ika Asyifa. Namun, dikarenakan terdapatnya kendala dalam perjalanan menuju UNJ, kak ninette tidak dapat bergabung sejak dimulainya perdebatan pada babak hal-quarter final. Sehingga, kak ninette baru bisa menilai ketika babak quarter final.  

Dalam Road to DESOS, kompetisi dibagi kedalam 4 babak. Babak half-quarter final yang berisikan 13 tim (seharusnya 16) dan ditambah dengan swing team, babak quarter final yang berisikan 8 tim, babak semi final yang berisikan 4 tim, dan babak final yang berisikan 2 tim.

Dalam tiap babaknya, setiap tim akan bertanding dengan satu tim lainnya dengan mosi yang berbeda-beda. Tiap pertandingan pun akan berisikan tim pemerintah atau tim yang pro terhadap mosi dan tim oposisi atau tim yang kontra terhadap mosi.

Jalannya perdebatan berlangsung amat panas. Tim yang amat antusias mengikuti kompetisi inipun saling beradu argument satu sama lainnya. Misalnya, ketika babak dengan mosi “Pemerintah percaya hutang RI tidak akan berpengaruh negative terhadap perekonomian negara”, tim kontra mengatakan “negara kita sudah memikul beban yang cukup berat. Bayangkan saja, nilai hutang kita sudah mencapai kisaran 4000 Triliun. Dan pembiayaan hutang kita pada APBN 2017 dialokasikan sebesar 300 Triliun, atau sekitar 15% dari total APBN”.

Babak demi babak, satu persatu timpun mulai berguguran. Banyak yang tersingkir, namun tak sedikit pula yang merasa bersyukur karena dapat mencoba mengikuti kompetisi debat serta mendapat ilmu tentang ajang kompetisi debat.

Pada babak final, terdapat dua tim yang berhasil lolos. Yaitu tim atas nama Tita Desyara yang bertindak sebagai tim pemerintah dan tim atas nama Jeany Mustika yang bertindak sebagai tim Oposisi. Kedua tim berdebat dengan amat panasnya dengan memperdebatkan mosi “Pemerintah percaya sistem UKT dapat mempermudah mahasiswa”.

Pada babak penentu itupun, juri memberikan assessment yang amat substantif. “Karena tim yang sudah berada dibabak final pastinya akan mewakilkan UNJ dalam DESOS Nasional, teman-teman harus mengerti betul dengan teknis perdebatan.” Tutur ka Hendri selaku Head of Adjudicator.

Akhirnya, team Tita Desyara dengan beranggotakan Purwo Besari dan Sutu Aisyah Nurrusma keluar sebagai juara dan berhak mendapatkan golden ticket yaitu free registration fee untuk DESOS Nasional. Sementara team Jeany Mustika dengan beranggotakan Muhammad Solihin dan Muhammad Hadi berhak mendapatan silver ticket yaitu 50% discount registration fee untuk DESOS nasional.

Road to DESOS hari itu ditutup dengan pembagian hadiah serta dilanjutkan oleh doa penutup. Tak lupa, para peserta, juri dan panitia pun berfoto bersama guna mengabadikan kebersamaannya selama kompetisi.

Selamat kepada tim yang akan mewakili UNJ dalam Debat Sosial Politik Nasional FE UNJ 2017. Kembangkan potensimu, kobarkan semangatmu dan berikan kebangganmu terhadap Almamater tercinta!

 

#GRANDFESTIVAL

#SYMPHONY

#SynergyFusetoHarmony

#DESOS2017

#GebrakanPemudaUntukINDONESIAyangHarmoni

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *