Pentingnya Hubungan Sosial Bagi Manusia

YUMMI #12
Yuk Membaca & Menulis
PENTINGNYA HUBUNGAN SOSIAL BAGI MANUSIA
Sebagai makhluk ciptaan Tuhan, manusia tidak dapat hidup sendiri, walaupun secara fisik dapat hidup tanpa adanya orang lain, tetapi secara psikologis tidaklah mungkin. Manusia memerlukan orang lain untuk keberadaannya. Hubungan dengan orang lain akan menjadi semakin nyata apabila orang tersebut semakin berkembang. Bahkan dapat dikatakan bahwa hubungan dengan orang lain merupakan kebutuhan pokok.
Hubungan sosial ini sangat penting peranannya. Dalam hubungan sosial akan terdapat adanya rasa aman atau tidak aman. Rasa aman inilah yang menjadi dambaan seseorang dalam hubungan sosial. Mengapa rasa aman ditekankan di sini? Karena rasa aman inilah yang dapat menjadikan orang merasa bahagia. Rasa aman ini akan didapat seseorang bila hubungan sosialnya memuaskan.
Keberhasilan seseorang didalam hidupnya semata-mata tidak ditentukan oleh kepandaian otaknya saja. Masih ada faktor lain yang penting, yaitu pergaulan sosial. Bagaimana seseorang itu bergaul dengan lingkungannya akan memberikan pengaruh terhadap keberhasilan seseorang dalam hidupnya.
Kita lihat contoh disekeliling kita, ada orang yang pandai tetapi sangat sulit untuk bergaul, dan ada orang yang kurang pandai tetapi sangat mudah bergaul, yang berarti hubungan sosialnya baik. Sehingga dapat dikatakan orang yang mudah bergaul itulah yang dapat merasakan kebahagiaan.
Dengan alasan diatas tadi jelaslah bahwa setiap orang ingin mengusahakan hubungan sosial yang baik, yang memuaskan untuk dapat sukses dalam usahanya mencapai ketenangan batin. Didalam hubungan sosial, ada kiat-kiat yang dapat membantu kita agar hubungan sosial berjalan dengan baik.
1. Mengenal alasan-alasan tingkah laku orang lain.
Kita kadang-kadang langsung memberikan cap kepada seseorang tanpa mengerti terlebih dahulu alasan tingkah laku orang lain. Banyak kesalahpahaman terjadi. Salah paham dapat dihindari apabila kita mengerti alasan-alasan tingkah laku orang lain. Disamping itu perlu diketahui, setiap orang mempunyai nilai pribadi, jika dicela maka seakan-akan harga dirinya jatuh. Oleh sebab itu mengenal nilai pribadi seseorang akan memperlancar hubungan sosial yang baik.
2. Memahami orang lain dibalik kata-kata yang diucapkan.
Banyak orang menanggapi ucapan seseorang tanpa mempertimbangkan maksud yang terkandung didalamnya. Kita perlu mengerti maksud sebenarnya atau menangkap perasaannya. Terutama dalam lingkungan kita masih banyak terdapat maksud lain yang terungkap didalam ucapannya.
3. Dapat merasakan perbedaan kebutuhan.
Kebutuhan setiap orang tidak sama. Karena itulah kita berusaha untuk merasakan kebutuhan itu secara umum dan khusus. Kebutuhan khusus inilah yang patut kita perhatikan karena banyak mewarnai perbedaan kebutuhan seseorang.
4. Bersikap sabar, toleransi dan penuh pengertian.
Untuk dapat memperkecil jarak psikologis antara orang yang satu dengan orang lainnya dituntut sikap yang sabar dan toleransi. Kita sering lebih banyak mempergunakan emosi daripada logika dimana hal tersebut dapat merusak hubungan sosial
5. Mengerti akan sifat-sifat dan tipe orang lain.
Sering kali kita hanya berdasarkan pada diri sendiri. Apabila bagi kita tidak menimbulkan perasaan apa-apa, kita anggap orang lain juga demikian. Bisa jadi hal semacam ini kenyataannya bertolak belakang. Dengan demikian perlu menyadari bahwa orang itu berbeda-beda sifatnya dan bila kita dapat menyesuaikan diri kita dengan orang lain, maka hubungan baik akan tetap terpelihara.
6. Sikap yang mementingkan orang lain sebagai pribadi.
Kadang-kadang kita lupa, bahwa yang bergaul dengan kita sebenarnya adalah orang yang punya pribadi, punya keinginan tertentu dalam bertingkah laku. Dalam hubungan antara atasan dengan bawahan sering terjadi kelupaan mengingat orang sebagai pribadi yang mempunyai perasaan dan pikiran.
7. Sikap menitikberatkan ‘anda’ daripada saya.
Sikap menentukan sesuatu menurut diri sendiri hendaknya dikurangi dan lebih cenderung memusatkan perhatian pada ‘anda’. Karena komunikasi yang baik hendaknya dilakukan secara 2 arah dan akan lebih mudah dalam menentukan sesuatu jika kita dapat berbagi pikiran
Disamping kiat-kiat diatas, yang mempermudah terjadinya hubungan sosial yang baik, terdapat pula faktor-faktor penghambat yang perlu diperhatikan dan harus dihindari, yaitu :
Suka memaksa.
Memaksakan ide hanya akan menjadikan kita kurang disukai dan dapat menghambat hubungan sosial yang baik.
Suka mengkritik pedas dan langsung.
Kritikan sebaiknya diberikan dengan hati-hati dan halus.
Suka ikut campur urusan orang lain.
Sikap ini dapat berkembang sehingga dapat menjengkelkan, karena biasanya kurang dapat dipertanggungjawabkan.
Dan masih banyak lagi bagaimana cara kita dapat melakukan hubungan sosial yang baik. Jika kita berada pada umur produktif (remaja) maka perbanyaklah melakukan hubungan sosial yang baik karena nantinya akan bermanfaat bagi kita dan orang lain.
Ditulis oleh :
Rio Julianto
Sumber :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *