Pengemis? Profesi atau Paksaan?

YUMMI  #8

Yuk Membaca dan Menulis

Pengemis? Profesi atau Paksaan?

Fenomena pengemis sudah marak terjadi di kota-kota besar. Biasanya para pengemis itu datang dari daerah-daerah dan tidak memiliki pekerjaan di kota, sehingga mereka mengemis. Tapi ada juga yang datang dari daerah dan memang sengaja mengemis di kota.

Sekarang, pemerintah sudah memberi larangan untuk tidak memberi uang pada pengemis. Hal ini agar para pengemis itu tidak malas dan hanya meminta saja. Juga karena adanya banyak penipuan yang dilakukan para pengemis agar mendapatkan belas kasihan dari orang lain.

Inilah modus licik para pengemis untuk mendapatkan belas kasihan :

  1. Berpura-pura Buta

Pengemis yang pura-pura buta ini sudah terlalu sering ada di jalanan. Mereka bukan tipe pengemis yang mangkal di suatu tempat, tapi seringnya berpindah-pindah tempat. Jika tidak membawa tongkat, pengemis tipe ini ditemani oleh lelaki atau wanita lain yang berpura-pura memapahnya. Dan terkadang yang memapah adalah anak kecil.

  1. Berpura-pura Kaki Buntung

Jangan tertipu jika ada pengemis yang kakinya buntung. Bisa saja itu hanya akal-akalan mereka saja dan sebenarnya kakinya sehat dan utuh. Hanya saja kakinya ditekuk ke dalam celana agar terlihat seolah-olah buntung.

  1. Berpura-pura Tangan Buntung

Sebagian pengemis berpura-pura tangannya buntung agar pengguna jalan iba melihatnya. Si pengemis melipat dan mengikat tangannya ke belekang, lalu menggunakan baju lengannya agak longgar, sehingga terlihat seperti orang buntung.

  1. Berpura-pura Pincang

Modus pengemis yang paling banyak ditemui adalah pura-pura pincang. Si pengemis pura-pura menggunakan tongkat, lalu berjalan pincang menemui para dermawan untuk meminta belas kasih.

  1. Berpura-pura Hamil

Tak jarang ditemukan pengemis wanita yang tampak hamil di lampu merah. Mereka tampak keletihan saat bergerak. Padahal, itu hanya modus. Di balik perutnya yang buncit, si pengemis menyelipkan bantal dan hanya pura-pura hamil.

  1. Bikin luka bohongan di tubuh

Pengemis membuat luka bohongan di bagian tubunya agar pengguna jalan ibat melihatnya. Luka bohongan itu diolesi terasi untuk mengundang lalat, sehingga terkesan bahwa luka tersebut sudah busuk dan butuh biaya pengobatan.

  1. Pengemis gendong balita di jalan

Anak kecil menjadi cara ampuh bagi pengemis untuk mendulang rupiah. Dengan membawa anak balita, warga akan semakin iba sehingga dengan ikhlas akan memberikan uang. Cara seperti ini sengaja digunakan para pengemis. Kadang anak sengaja didandani semiris mungkin, lalu disuruh mengemis.

So guys, selektiflah dalam memberi sedekah kepada sesorang.

Ditulis oleh :
Anshori Zarkasih

Sumber :
– liputan6.com
– kompasiana.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *