Pemuda Yang Dirindukan Bangsanya!

Sejatinya peradaban bangsa ini tak lepas dari sebuah goresan tinta sejarah mahasiswa, telah berlangsung sejak lama dari waktu ke waktu, dari zaman ke zaman. 1908,1928,1945,1966,1974,dan 1998 telah menjadi saksi sejarah goresan tinta peradaban bangsa ini, dengan tetesan air mata bahkan darah akan runtuhnya sebuah kuasa tirani itu semua karena goresan tangan seorang pemuda, dan perlu kita ketahui bersama bergeraknya seorang pemuda karena sebuah keresahan atas sebuah kedzaliman dan sungguh mendiamkan kedzaliman adalah sebuah tanda matinya nurani dari seorang pemuda.
Sesungguhnya sejarah telah mengungkapkan sebuah fakta bahwa bangsa Indonesia bukanlah bangsa yang besar karena kekayaan alamnya maupun kestrategisan lokasi geografisnya, melainkan karena adanya peranan signifikan dari pemuda bangsa. Mungkin tanpa adanya campur tangan pemuda dalam sejarah perjuangan bangsa, saat ini kita tidak dapat merasakan nikmatnya kemerdakaan, indahnya hidup tanpa adanya penjajahan dan kediktatoran serta ketidakadilan penguasa negeri ini, dan pemuda lah yang menjadi seorang kreator peradaban bangsa saat ini.

Bung Karno pernah berkata : “Beri aku seribu orang, dan dengan mereka aku akan menggerakkan Gunung Semeru! Beri aku sepuluh pemuda yang mengharu biru cintanya kepada Tanah Air Indonesia, dan aku akan mengguncang dunia!”.

Lalu yang sering kita pertanyakan adalah apa sesungguhnya makna dari sebuah ucapan dalam pidato Bung Karno tersebut? Mengapa pemuda yang dipilih untuk dapat mengguncang dunia dan bukan golongan tua yang sudah banyak memakan asam dan garam?

Pemuda Yang Dirindukan Bangsanya! Feri

Mengapa harus pemuda (Mahasiswa)?

Hasan Al-Banna mencoba menjawab dalam bingkai pemikiran yang sangat fenomenal : “Sesungguhnya sebuah pemikiran akan berhasil diwujudkan manakala kuat rasa keyakinan kepadaNya, ikhlas dalam berjuang dijalanNya, semakin bersemangat dalam merealisasikannya, dan kesiapan untuk beramal serta berkorban dalam mewujudkannya”.

Sepertinya keempat rukun ini yakni, iman, ikhlas, semangat, dan amal merupakan karakter yang melekat pada diri seorang pemuda, karena sesungguhnya dasar keimanan adalah nurani yang menyala, dasar keikhlasan adalah hati yang bertaqwa, dasar semangat adalah perasaan yang menggelora, dan dasar amal adalah kemauan yang kuat. Itu semua tidak terdapat kecuali pada diri seorang pemuda. Oleh karena itu sejak dulu hingga sekarang pemuda merupakan pilar sebuah kebangkitan, pemuda merupakan aktor terbaik penggerak skenario peradaban bangsa, pemuda merupakan rahasia kekuatannya, dalam setiap fikrahnya pemuda adalah pengibar panji-panjinya”.

Pemuda dan Agent of Change

Pemuda sering kali disebut-sebut sebagai agent of change. Karena pemuda memiliki semangat untuk berubah dan kemampuan untuk melakukan perubahan. Hal inilah yang menjadi peranan paling penting bagi pemuda. Kita bisa melihat banyak contoh mengenai peranan pemuda dalam melakukan perubahan pada bangsanya di berbagai negara di belahan dunia. Kemerdekaan bangsa Indonesia, Runtuhnya Konstantinopel, semuanya tidak terlepas dari peranan pemuda. Mereka rela mengorbankan harta benda, tenaga bahkan nyawa sekalipun demi tercapainya cita-cita perjuangan bangsa.

Begitulah pemuda, ia adalah elemen yang Tuhan hadirkan ditengah-tengah masyarakat kita dengan suatu karakter yang unik. Jumlahnya tidak banyak, namun lukisan perjalanan perjalanan peradaban bangsa ini tak lepas dari ukiran tangan pemuda. Zaman berganti namun idealisme dan semangat mereka tetap membara.

Pemuda merupakan golongan menengah diantara rakyat dan penguasa yang selalu bersikap kritis terhadap berbagai situasi yang terjadi di masyarakat, golongan yang penuh semangat dan gairah, golongan yang memiliki idealisme tinggi demi tercapainya kesejahteraan bangsa, serta golongan yang dinamis dan kaya akan kreativitas. Selain itu pemuda juga merupakan golongan yang nantinya akan meneruskan kemana negera Indonesia ini akan berjalan. Lalu apakah semangat perjuangan yang dimiliki pemuda Indonesia saat ini masih sama dengan pemuda Indonesia dahulu?

Berbicara tentang pemuda hari ini?

Menjadi sebuah pertanyaan klasik tentang pemuda hari ini, disaat bangsa membutuhkan peranan dari tangan seorang pemuda yang harusnya berperan sebagai kreator peradaban yang harusnya menggantikan generasi tua untuk membangun bangsa, namun kini seolah tertimpa berbagai macam dinding problematika, bangsa ini merindukan pemuda-pemuda bermutu dan tangguh, bangsa ini rindu akan pemuda yang berperan sebagai penerus bangsa yang akan menjadi nahkoda dalam kapal besar dan membawa bangsa besar ini kearah Indonesia yang lebih baik.

Negeri ini rindu pemuda yang peduli dengan rakyatnya!

Indonesia kembali memanggil para pemuda untuk membangun negeri. Negeri ini rindu pemuda yang peduli dengan rakyatnya yang jujur dengan idealismenya, dan yang kuat dengan jiwa kebangsaannya. Pemuda yang memiliki Visi besar untuk berkhidmat kepada masyarakatnya. Inilah pemuda yang dirindukan oleh bangsa.

#HidupPemudaIndonesia



Lebih dekat dengan kami, kunjungi akun media social kami di

 Facebook, Twitter, Instagram dan Youtube.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *